Sabtu, 24 Desember 2016

Ku temukan lagi

Malam ini diiringi desiran suara angin yang agaknya sedikit memilukan ditambah suasana sunyi khas heningnya malam. Entah perasaan apa yang sedang ku rasakan , rasa sesak itu tiba-tiba muncul dalam hati. rasa yang membawa ku ke dalam sebuah ingatan yang tak  pernah terduga kapan akan kedatangannya. Ingatan yang memaksa jari ini kembali untuk menari. menari diatas barisan tuts-tust huruf yang berjajar rapi namun tak berurutan alphabet. Rasanya sudah sangat lama jari-jari ini kehilangan hasratnya untuk menari. Beku dalam diamnya dan membisu dalam tidurnya. Namun malam ini, malam sunyi yang terasa sedikit menyesakkan jari-jari ini kembali terbangun, tersentak akan suatu keadaan, sedikit demi sedikit kebekuan itu mulai mencair – setidaknya untuk malam ini- . ku temukan kembali alasan untuk mengajak jari ini menari, ku temukan kembali serpihan ingatan akan impian-impian masa lalu. 
Malam semakin larut ketika angan ini terbang kesana kemari, dalam angan ini pun terbersit sebuah pertanyaan. Apakah gerangan yang membangkitkan jari-jari ini untuk (kembali) menari, apakah gerangan yang mampu membangunkan jari ini dari tidur panjangnya. Aaaah seketika ke sudahi pertanyaan itu, nyatanya bukan hanya jari-jari ini yang mulai menemukan hasrat menarinya. Namun Hati ini juga. Hati ini kembali menemukan cahaya yang telah lama tertutupi. Hati ini menemukan kembali penuntun menuju jalan yang mampu menyelaraskan perasaan dan logika rumit ini. Akhirnya ku temukan lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar