Nama ku Chotibul umam, aku lahir pada hari rabu (pon) 6 september 1995. Aku anak pertama dari 3 bersaudara, Aku lahir di sebuah keluarga yg tergolong sangat amat sederhana. Orang tua ku berprofesi sbg petani, namun ayah ku termasuk tokoh masyarakat yg dihormati lo, aku bangga padanya hehe,
cerita ini ku awali di masa kecil ku. waktu kecil ku termasuk anak yg nakal *hehe*, ketika umurku belum nyampe 7 tahun ku sering tidur di rumah tetangga yg seumuran dengan ku, dan salah satu bukti kenakalan ku yg masih ku ingat adalah ketika ku dilarang bermain aspal di depan masjid tapi ku tidak mendengarkan larangan tersebut, dan akhirnya waktu ku sedang asik lempar2 aspal dengan teman ku (muslimin namanya), tiba2 ada aspal yg mendarat di mata kanan ku, untung posisi mataku merem jadi gx mengenai bola mataku, tapi aspal tersebut sampai sekitar satu jam menempel di mataku, huh lucu kalau ku ingat kejadian itu. Sudah cukup cerita kenakalan masa kecilku. *ku tidak mengalami masa2 TK si* jadi langsung ke SD. Aku masuk SD saat umurku 7 tahun *itu kebijakan dari SD ku, kalau belum berumur 7 thn, belum bisa diterima*, aku sekolah di SDN 2 CANDIMULYO, sebuah SD dengan fasitas yg cukup lengkap, dan bahkan SD terhijau dan memiliki taman terluas se kecamatan KERTEK, terbukti SD ku ini sering memenangi berbagai lomba keindahan sekolah, sudah ya perkenalan SD ku, langsung menuju masa-masa SD ku, diawali dari kelas 1, Di kelas 1 ini ku di ajar oleh guruku yg bernama pak widiyanto, meskipun mengajar kelas 1, beliau terkenal guru yg super galak, tapi tentunya pada siswa yg bandel, cerita tragis pun pernah ku alami di akhir semester pertama di kelas 1 ini, ku sempat masuk rumah sakit sekitar 1 minggu karena menderita penyakit typus+DBD, bahkan waktu itu harapan hidupku sudah sangat sedikit, hingga ku tak masuk sekolah selama 1 bulan bahkan sampai tidak mengikuti tes semester 1, tapi alhamdulillah ku masih hidup sampai saat ini, ku mulai masuk sekolah lagi awal semester 2, ku bekerja keras untuk menyusul ketinggalan pelajaran ku. Dan pada saat tes semester 2, ibuku sempat bilang padaku, " wong de'e ra milu tes nk ra munggah ja nangis ya" *hehe maklum sob, kelas satu*, tapi waktu penerimaan raport, apa yg terjadi, di situ tercatat "peringkat 1 dari sekian siswa", *kok bisa ya?* gx nyangka bgt kalau bisa dapat peringkat pertama, sejak saat itu ku mulai menjadi siswa yg patut di perhitungkan hehe *next*
Kelas 2, diriku di ajar oleh bu tatik, guru yg perhatian bgt ma muridnya, terutama diriku *maklumlah siswa cerdas hehe* dikelas ini ku belum menemui pesaing serius, jadi ya dapat di tebak semester 1 dan 2 ku memperoleh peringkat pertama, makin perhatian deh guruku. *cie-cie*
Kelas 3, ku di ajar pak joko susilo, dikelas ini pada semester pertama masih lancar, dapat peringkat pertama, tapi di semester 2 ku menemukan pesaing baru dan sementara yaitu siti sabngatun *sekarang adik kelasku di SMKN 2 WONOSOBO* dan wulandari, karna ku hanya bisa memperoleh peringkat 3 *lo kok menurun * Kelas 4, dikelas ini ku di ajar bu Tusiem, meskipun di kelas 3 hanya peringkat 3, tapi ku belum kehilangan perhatian dari guruku, dan terbukti di semester 1 ku kembali merebut peringkat 1 ku, semester 2 pun masih bisa mempertahankan peringkat ku, oh ya di kelas 4 ini ku juga sempat merasakan asyiknya PRAMUKA siaga, *pramuka yg sekarang menjadi nafasku* hehe
Kelas 5, dikelas ini ku di ajar bu Aminah, salah satu guru yg paling berpengaruh dalam perjalanan hidupku, beliau kan terkenang dalam otakku, untuk prestasiku dikelas masih sama yaitu peringkat 1 di semester 1 dan 2, tapi di kelas lima ini banyak sekali hal-hal penting menurutku, dan dikelas ini juga ku sering mengikuti berbagai perlomba dan ada yg jadi juara si antara lain adalah
- juara 2 umum perkemahan penggalang
-juara 1 lomba PAI putra
-juara 2 sinopsis
-juara 4 siswa teladan
-juara 4 B.ind
-juara 4 cerita rakyat
ya itulah perlombaan yg ku raih, ya meskipun tingkat kecamatan tapi suatu kebanggaan bagiku, *lanjut*
Kelas 6, di kelas ini ku di ajar oleh pak Sutaryanto, awalnya ku sempat takut si karna beliau terkenal sangat galak dan keras, tapi setelah di ajar beberapa minggu, justru beliau jadi akrab dengan ku, gara-gara ku sering ikut lomba, dan bersama bu Aminah (wali kelasku saat kelas 5) beliau menjadi guru paling berpengaruh bagiku, beliau sering memberi semangat bagiku *terimakasih pak, terimakasih bu* hehe , dan menurutku di kelas ini menjadi masa-masa indah *entah apa alasannya*, tentang prestasi tidak ada yg istimewa di semester 1, ku masih memperoleh peringkat 1, dan setelah itu ku mulai fokus ke UASBN, dan waktu persiapan UASBN itulah ku mempunyai teman yg sangat dekat, namanya Asih khoyimah, kita sering belajar bareng, *bersama teman sekelompok belajar*, main bareng, dan bahkan seperti ada hubungn khusus gitu, bahkan kedekatan itu berlanjut sampai awal ku masuk SMP *untuk bagian ini di sensor lah haha*
dan UASBN pun berjalan dengan lancar dg hasil yg memuaskan yakni peringkat 1 paralel, *eheem*, dan di masa-masa setelah ujian inilah ku mengalami sebuah kegalauan saat mau melanjutkan sekolah, ku ingin sekali mengikuti jejak nur mahfud *kakak kelas ku yg juga tergolong berprestasi* yaitu sekolah di SMPN 1 KERTEK, *smp favorit di kertek* tapi apa? *apa kalian kira orang tua ku gx setuju? BUKAN*, tapi guru yg kuanggap sebagai panutanku (bu aminah dan pak sutaryanto) menyuruhku untuk melanjutkan ke SMP baru yaitu bakal SMPN 4 KERTEK, dan setelah ku berunding dg orang tua, dan bahkan orang tuaku kerumah bu Aminah, akhirnya ku melanjutkan ke SMPN 2 KERTEK KELAS JAUH *calon SMPN 4 KERTEK*, kemudian kisah hidupku berlanjut, di sini, di SMPN 2 KERTEK kelas jauh lebih enak di sebut SMPN 4 KERTEK ja lah,
Kelas 7, dikelas ini walikelas ku adalah bu Farida (bu ida) guru mapel PAI *bu lurah candimulyo sejak sekitar 9 thn yg lalu sampai sekarang 2012 (2003-2013) di kelas 7 ini ku menempati kelas yg sangat sederhana bahkan bisa dibilang tidak layak *smp baru belum punya gedung* Dikelas ini kita menempati ruang bekas gudang tembakau, *jan sumpek bgt*, tapi kutelah memutuskan sekolah disini jadi ku harus tetap semangat dalam belajar, dan hasilnya di semester 1 dan 2 ku mendapat peringkat 1 lagi, oh ya dikelas 7G aku duduk sebangku dg teman q yg bernama hendra setiawan, dia adalah mie sedaap lovers hhaha. Dan di waktu ini juga sifat saat SD ku masih terlihat yaitu sifat ingin tau masalah orang lain, sedikit cerewet, sifat pendiam belum begitu terlihat dikelas ini.
Kelas 8 ku duduk dikelas 8G dengan wali kelas pak Yusuf Suhardi (guru kimia dan biologi), beliau adalah guru yg sangat pintar tapi sayang kedisiplinannya kurang *hehe maaf ya pak*, karna sekolah ku belum punya gedung, akhirnya kami numpang ke sekolah induk yaitu SMPN 2 KERTEK di reco, di sana kami merasa di anak tirikan *emang anak tiri kali ya* kami disana sekitar 7-8 bulanan, eh ya dikelas ini ku duduk berpindah-pindah, sempet sebangku dengan Yanto barokah (teman sebangku di SD) , Hari Nur Wijayanto (teman sejak SD dan dia sama seperti ku seorang VIKING dan MANCUNIAN), dan yg terakhir sama Sugiyanto (anaknya aktiv bgt di kelas), oh ya pada UAS semester pertama ku duduk sama kelas 9 dan kebetulan kakak kelas ku waktu SD, dan teman se kampungku namanya Mirna wati, (anaknya pandai, kalem dan cantik hehe) *naksir ya haha*. Setelah gedung SMPN 4 KERTEK jadi akhirnya kami pun kembali ke alam kami hehe, prestasiku sedikit menurun di sini waktu semester pertama ku hanya dapat peringkat ke 2 kalah sama Uli ifada (sekarang sekolah di SMKN 1 WONOSOBO, anaknya memang pandai, apalagi "GENG"nya memang terkenal anaknya pandai-pandai yaitu CURETA *cah yani, uli, rima, evi, tri sumiati, dan andri* ). Tapi pas semestes ke 2 ku dapatkan lagi peringkat 1 ku, *yee*.. Dikelas 8 ini sifat ku mulai berubah, ku jadi pendiam dan sangat pemalu *lol*
Kelas 9, yaitu 9G dg wali kelas bu Sri wahastuti (guru ips dari kelas 7-9) , kami biasa memanggilnya bu wahas, beliau orangnya sangat sabar menghadapi murid-muridnya, tapi beliau juga tegas, kenangan dikelas ini apa ya? Saking banyaknya sampai lupa, eh ya di semester pertama lagi-lagi kalah sama uli. Banyak cerita dan kenangan yg terjadi disini, tapi salah satu kejadian di depan ruang kelas 8 I, waktu itu ku sama temanku lagi berjalan dengan santainya, tiba-tiba pas ku berada di depan pintu, dari dalam bu Beti (guru BK pertama SMP 4) membuka pintu dan pintu tersebut langsung menghampiri kepalaku *suara kejedot* jidatku langsung merah haha kocak pokoke, mana ada adik kelas, haha,.
Dan waktu menuju UN pun semakin dekat, kami mempersiapkan UN dg melakukan pelajaran tambahan di skul, tapi sayang meskipun SMPN 4 KERTEK sudah mempunyai gedung tapi namanya masih SMPN 2 KERTEK kelas jauh, jadi pas UN, US, dan Ujian praktik, kita harus kembali numpang di SMP induk *SKIP*.
UN pun selesai, waktu pengumuman entah mengapa ku merasa biasa saja, dan akhirnya ku pun mendapatkan peringkat 2 paralel, kalah sama Bowo Anak SMP N 2 KERTEK asli, bukan anak tiri Setelah lulus dari SMP lagi-lagi ku bingung mau ngelanjutin sekolah kemana, ada keinginan untuk melanjutkan pendidikan agama di pondok pesantren, tapi ku juga ingin tetap sekolah, dulu orang tua pernah ada ide untuk menyekolahkan ku di Bogor *kok jauh bgt?*. Ia karna di tempat tersebut, terdapat pondok pesantren yg juga "nyambi" dg bersekolah, 2 orang teman satu desaku juga sudah ada yg kesana, Idam dan Tri sumiati namanya, awalnya si ku juga kepingin bgt, tapi pas melihat 2 orang temanku itu pulang karna tdk betah, aku dan orang tua ku jadi tdk berminat. Dan dalam kebingungan ku itulah ku memutuskan untuk melanjutkan di SMKN 2 WONOSOBO. Jurusan AKUNTANSI. Mungkin cukup dulu cerita peralanan hidupku. Tunggu serial selanjutnya episode SMK dan seterusnya hehe. Mungkin saat ini ku hanya bisa menulis kisah hidupku di sebuah blog, tapi siapa tau suatu saat nanti ku bisa menulis kisah ku menjadi sebuah buku hehe *jadi penulis buku ceritane* dan yg terakhir semoga cerita ku ini bisa bermanfaat dan dapat memberikan motivasi bagi yg membaca..